2 Siswa SMA Kebon Dalem Semarang Ciptakan Alat Pengubah Limbah

2 Siswa SMA Kebon Dalem Semarang Ciptakan Alat Pengubah Limbah

BAU limbah cair yang menyengat seringkali mengganggu masyarakat. Meski ada juga yang menjadikannya sebagai pakan ternak sapi.

Namun, di tangan dua siswa SMA Kebon Dalem Semarang, bau menyengat limbah cair dapat diolah menjadi energi listrik yang ramah lingkungan.

Caranya mereka membuat alat yang mampu mengubah limbah tahu berupa cairan menjadi energi listrik.

Adalah Lavenia Mulyana dan Gregorius Nelson Hidacat, dua siswa kelas X IPA SMA Kebon Dalem Semarang yang mampu mengembangkan alat untuk mengubah limbah tahu cair, menjadi energi listrik.

Lewat alat itu juga keduanya berhasil menyabet juara 1 kompetisi Indonesian Student Competition on Science and Mathematics di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, akhir April lalu.

Lavenia memaparkan, ide awal pembuatan alat ini adalah rasa prihatinnya terhadap banyaknya limbah tahu cair di Kota Semarang.

“Kami sering lewat kawasan Madukoro Raya. Di sana tercium bau limbah tahu cair. Menyengat sekali,” ujarnya, Sabtu (4/5/2019).

Pembiaran bau menyengat oleh masyarakat sekitar itu membuat rasa penasaran keduanya muncul.

Riset-riset pun mulai dilakukan.

“Dari uji yang kami lakukan, ada kandungan C3COCH di limbah tahu cair. Jika dimasukkan Seng (Zn) dan Tembaga (Cu) menghasilkan aliran listrik searah,” papar dia.



Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul 2 Siswa SMA Kebon Dalem Semarang Ciptakan Alat Pengubah Limbah Tahu yang Berbau Jadi Energi Listrik, https://wartakota.tribunnews.com/2019/05/04/2-siswa-sma-kebon-dalem-semarang-ciptakan-alat-pengubah-limbah-tahu-yang-berbau-jadi-energi-listrik.

Editor: Mirmo Saptono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top